Rabu, 06 November 2013

Kekurangan dan Kelebihan



Ekonomi Kapitalis
Ciri :
1)      Setiap orang bebas memiliki modal (tanah, toko, pabrik, rumah dan lain sebagainya) dan alat-alat produksi. Dalam Sistem Kapitalisme terdapat pengakuan penuh pada hak milik perorangan tanpa batas-batas tertentu.
2)      Orang bebas memilih lapangan pekerjaan dan bidang usaha sendiri. Kegiatan ekonomi di semua sektor dilaksanakan oleh para pengusaha swasta atas prakarsa dan tanggungannya sendiri
3)      Para produsen bebas menentukan apa dan berapa yang akan diproduksi dan didorong oleh keinginan untuk memperoleh laba.
4)      Harga-harga dibentuk di pasar bebas (free market) melalui mekanisme permintaan dan penawaran. Dengan demikian sistem ini menjamin adanya persaingan bebas antara satu pihak dengan pihak lain.
5)      Pemerintah tidak ikut campur tangan dalam kegiatan ekonomi. Campur tangan pemerintah terbatas pada hal-hal yang tidak dapat diusahakan sendiri oleh swasta seperti bidang hukum dan pertahanan keamanan.

Ekonomi Sosialis
Sistem Ekonomi Komando mempunyai ciri-ciri sebagai berikut:
1)      Semua sumber daya ekonomi (alat-alat produksi, modal, tanah, perusahaan dan sebagainya) dimiliki dan dikuasai oleh negara atas nama rakyat. Tidak ada hak milik pribadi atas sumber daya ekonomi tersebut, karena semuanya dimiliki secara bersama-sama.
2)      Seluruh kegiatan ekonomi harus diusahakan secara bersama-sama. Tidak ada perusahaan swasta, yang ada adalah perusahaan negara.
3)      Semua anggota masyarakat adalah karyawan yang harus ikut berproduksi dan mendapatkan upah dari negara sesuai dengan kebutuhannya.
4)      Jenis dan jumlah barang yang diproduksi ditentukan oleh Badan Perencanaan Ekonomi Pusat yang dibentuk oleh pemerintah.
5)      Harga dan pendistribusian barang dan jasa yang diproduksi ditentukan dan dikendalikan oleh negara..

Kebaikan Sistem Ekonoami Liberal

§  Setiap individu diberi kebebasan dan kesempatan untuk berusaha

§  Setiap individu bebas memiliki alat-alat produksi

§  Setiap individu bebas memilih bidang usaha yang disukai

§  Persaingan dapat menyebabkan adanya dorongan untuk maju

§  Produksi barang/jasa berdasarkan pada kebutuhan pasar (kebutuhan masyarakat)

Keburukan Sistem Ekonomi Liberal

§  Kebebasan berusaha menyebabkan adanya kelompok yang sangat dominan sementara ada kelompok yang lemahn

§  Menimbulkan monopoli yang merugikan masyarakat

§  Menimbulkan penindasan (Eksploitasi) terhadap manusia karena mengejar keuntungan yang sebesar-besarnya

§  Tidak ada pemerataan pendapatan karena setiap individu berlomba-lomba mencari keuntungan

Kelebihan Sistem Ekonomi Sosialis

§  Semua kegiatan dan masalah ekonomi dikendalikan pemerintah sehingga pemerintah mudah melakukan pengawasan terhadap jalannya perekonomian.

§  Tidak ada kesenjangan ekonomi antara si kaya dan si miskin, karena distribusi pemerintah dapat dilakukan dengan merata.

§  Pemerintah bisa lebih mudah melakukan pengaturan terhadap barang dan jasa yang akan diproduksi sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

§  Pemerintah lebih mudah ikut campur dalam pembentukan harga.

Kekurangan Sistem Ekonomi Sosialis

§  Mematikan kreativitas dan inovasi setiap individu.

§  Tidak ada kebebasan untuk memiliki sumber daya.

§  Kurang adanya variasi dalam memproduksi barang, karena hanya terbatas pada ketentuan pemerintah.

Tujuan Sosial dalam Sistem Ekonomi Komando dan Sistem Ekonomi Pasar


Tujuan Sosial
Pada Sistem Ekonomi Komando
Pada Sistem Ekonomi Pasar
Efisiensi
Alokasi sumberdaya ditentukan oleh pemerintah pusat.  Perusahaan dimilliki oleh pemerintah. Walau tidak efisien, perusahaan pemerintah tidak mungkin ditutup/bangkrut.
Alokasi sumberdaya sebagian besar ditentukan oleh produsen dan konsumen melalui mekanisme pasar. Spesialisasi dan perdagangan internasional meningkatkan produktivitas dan persaingan
Pemerataan
Upah ditentukan pemerintah untuk menjaga pemerataan penghasilan. Kesempatan untuk beralih pekerjaan dibatasi sehingga kesempatan kerja yang tersedia tidak terlalu memperhitungkan keahlian dan kemampuan individu
Setiap orang memiliki kesempatan yang sama. Masyarakat bebas membuat keputusan mengenai penggunaan sumberdaya yang mereka miliki meskipun  tidak ada garansi untuk keberhasilannya. Penghasilan ditentukan oleh harga tenaga kerja dan sumberdaya lain yang dijual
Kebebasan
Pemerintah memiliki sebagian besar modal dan tanah. Dalam banyak hal pemerintah pusatlah yang mengambil keputusan
Kepemilikan sumberdaya oleh swasta diijinkan. Individu diberi kebebasan.
Pertumbuhan
Target pertumbuhan ditentukan oleh pemerintah pusat dengan memberi quota jumlah output yang diproduksi tiap perusahaan. Tidak ada dorongan untuk mengurangi ketidakefisienan.
Ada dorongan bagi individu dan perusahaan untuk memproduksi lebih banyak dan menghindari ketidakefisienan sumber daya. Spesialisasi dan investasi pada modal dan pendidikan tenaga kerja, dan perdagangan mendorong tingkat output yang lebih tinggi
Jaminan sosial/ekonomi
Pensiun, pekerjaan, penghasilan, perumahan dan jaminan kesehatan disediakan oleh pemerintah.
Secara umum individu bertanggung jawab terhadap kesehatan, jaminan hari tua, perumahan dan penghasilan. Tetapi ada pula program pemerintah untuk mengurangi risiko dan menyediakan keamanan seperti bantuan untuk keluarga miskin, keamanan sosial, dan program pelatihan tenaga kerja yang disediakan pemerintah
Stabilitas
Tidak ada pengangguran, harga murah untuk meyakinkan bahwa semua barang akan terjual. Pemerintah melakukan kontrol terhadap tingkat inflasi.
Sejumlah kecil penganguran bisa diteolerir, penghasilan tergantung pada sumber daya yang dimiliki individu, pemerintah menggunakan kebijakan fiskal dan moneter untuk menurunan tingkat pengangguran dan inflasi serta pertumbuhan ekonomi.

Sabtu, 19 Oktober 2013

Permasalahan Utama Ekonomi dan Sistem Ekonomi



http://ips.web.id

Masalah Ekonomi Menurut Ekonomi Modern
  1. Barang apa yang diproduksi dan berapa jumlahnya ?
Maksudnya karena keterbatasan sumber daya yang ada, maka kita harus menentukan dulu jenis barang apa yang akan diproduksi dan berapa jumlahnya sehingga sumber daya dapat dialokasikan dengan tepat
  1. Bagaimana cara memproduksi ?
Maksudnya adalah teknologi atau metode produksi apa yang akan digunakan untuk memproduksi suatu barang, berapa jumlah tenaga kerja yang diperlukan, mesin apa yang akan digunakan dan bahan mentah apa yang akan digunakan
  1. Untuk siapa barang tersebut diproduksi
Maksudnya siapa yang memerlukan barang tersebut, siapa yang akan menikmati hasilnya dan bagaimana cara pendistribusiannya

 

Definisi Sistem Ekonomi

§  Sistem ekonomi adalah perpaduan dari aturan-aturan atau cara-cara yang merupakan satu kesatuan dan digunakan untuk mencapai tujuan dalam perekonomian

§  Sistem ekonomi adalah cara atau strategi suatu bangsa atau negara dalam mengatur kehidupan ekonominya dalam rangka mencapai kemakmuran masyarakatnya.

Ciri sisitem ekonomi tradisional :
1.       Teknik produksi dipelajari secara turun temurun dan bersifat sederhana
2.       Hanya sedikit  menggunakan modal
3.       Pertukaran dilakukan dengan system barter (barang ditukar dengan barang)
4.       Belum mengenal pembagian kerja
5.       Masih terikat dengan tradisi
6.       Tanah merupakan tumpuan kegiatan produksi dan sumber kemakmuran

Ciri system ekonomi komando :
1.       Semua alat dan sumber daya produksi dimiliki dan dikuasi oleh negara sehingga hak milik perseorangan hamper tidak ada (tidak diakui)
2.       Pekerjaan yang tersedia dan siapa yang akan bekerja ditentukan oleh Pemerintah. Rakyat tidak memiliki kebebasan untuk memilih pekerjaan
3.       Kebijakan perekonomian diatur oleh Pemerintah. Pemerintah membuat rencana pembangunan nasionalnya. Segala keputusan dalam perekonomian berada di tangan Pemerintah. Perencanaan, pengorganisasian dan pengawasan seluruhnya dilaksanakan oleh pemerintah

Ciri system ekonomi pasar/liberal :
1.       Semua sumber produksi menjadi milik masyarakat. Masyarakat diberi kebebasan tanpa batas untuk memiliki sumber-sumber produksi
2.       Pemerintah tidak ikut campur tangan secara langsung dalam kegiatan ekonomi
3.       Masyarakat terbagi atas 2 golongan, yaitu golongan pemberi kerja dan pemilik sumber daya produksi dan golongan penerima kerja (buruh)
4.       Timbul persaingan dalam masyarakat. Sebagai konsekwensi adanya kebebasan memiliki sumber-sumber produksi timbul persaingan dalam mengejar keuntungan
5.       Setiap kegiatan ekonomi didasarkan atas pencarian keuntungan
6.       Kegiatan ekonomi selalu mempertimbangkan keadaan pasar. Pasar merupakan dasar setiap tindakan ekonomi.
Ciri system ekonomi campuran :
1.       Pemerintah dan swasta (masyarakat) saling berinteraksi dalam memecahkan masalah ekonomi
2.       Kegiatan ekonomi masyarakat diserahkan kepada kekuatan pasar, namun sampai batas tertentu pemerintah tetap melakukan kendali dan campur tangan
Ciri positif Demokrasi Ekonomi :
1.       Perekonomian disusun  sebagai usaha bersama atas dasar kekeluargaan
2.       Cabang-cabang produksi yang penting dan yang menguasai hajat hidup orang banyak dikuasai oleh Negara
3.       Bumi air dan kekayaan alam yang terkandung di dalamnya dikuasai oleh Negara dan dipergunakan untuk sebesar-besarnya kemakmuran rakyat
4.       Sumber-sumber kekayaan dan keuangan Negara digunakan dengan pemufakatan lembaga-lembaga perwakilan rakyat, seta pengawasan terhadap kebijaksanaan ada pada lembaga-lembaga perwakilan rakyat pula
5.       Warga Negara memiliki kebebasan dalam memilih pekerjaan yang dikehendaki, serta mempunyai ha katas pekerjaan dan penghidupan yang layak
6.       Hak milik perorangan diakui dan pemanfaatannya tidak boleh bertentangan dengan kepentingan masyarakat
7.       Potensi, inisiatif dan daya kreasi setiap warga Negara diperkembangakan sepenuhnya dalam batas-batas tidak merugikan kepentingan umum
8.       Fakir miskin dan anak-anak terlantar dipelihara oleh Negara
Ciri-ciri negative demokrasi ekonomi :
1.       System free fight liberalism yang menumbuhkan eksploitasi manusia dan bangsa lain yang dalam sejarahnya di Indonesia telah menimbulkan dan mempertahankan kelemahan structural posisi Indonesia dalam perekonomian dunia
2.       System etatisme yang mematikan potensi dan daya kreasi unit-unit di luar sector Negara karena begitu dominannya peran Negara dan aparatur ekonomi Negara dalam mengatur dan mengendalikan seluruh kegiatan ekonomi
3.       Pemusatan kekuatan ekonomi pada satu kelompok dalam bentuk monopoli yang merugikan masyarakat